Jika. Satu kata itu begitu sederhana tapi penuh dengan makna. Sesal adalah makna yang paling kuat yang menyertainya. Karena hanya orang-orang yang memiliki penyesalan yang ingin merubah kejadian dan seseorang yang pernah lewat dalam hidupnya.
Lalu, penyesalan apa yang pernah membuatmu ingin merubah satu masa lalu dari hidupmu?
Aku, aku ingin sekali merubah pertemuanku dengannya. Merubah rasaku untuknya.
Bagaimana jika hari itu kita tak berpapasan. Tidak pula saling bertukar surat. Hingga aku tak perlu memiliki rasa untuknya. Hingga aku tak perlu terluka karena ia yang telah menjadi milik orang lain.
Bagaimana jika seharusnya kita lebih sering berbicara dan menyampaikan apa yang kita rasakan untuk satu sama lain. Bagaimana jika dia tahu bahwa aku menyayanginya.
Semiua itu pada akhirnya jhanya meninggalkan tanya dalam hidupku. Menjadikanku orang yang terkadang lupa bersyukur. Mungkin jika kita bisa merubah satu fragmen masa lalu maka kita bisa hidup dengan jalan yang kita mau. tanpa terluka, tanpa kecewa, yang ada hanya tawa dan bahagia.
Tapi apa itu cukup?
Pada akhirnya semua itu tak akan pernah menjadi cukup. Tak ada saat dimana kita belajar dari kesalahan. Beranjak maju dari kekecewaan. Dan bangkit dari luka.
Jadi, satu kata 'jika' hanyalah pengandaian. Yang tanpanya hidup tetap akan berjalan apa adanya sekarang.