Selasa, 20 Desember 2011

friendship




saat menemukan orang yang tepat dalam hidup ini, dia bukan hanya sekedar segalanya atau selamanya tapi dia juga menjadi bagian dalam diri kita. Dia berperan sebagai mata saat kita tak dapat melihat mana yang benar untuk kita. Dia adalah hati saat kita mulai kehilangan kebaikan dan dia akan menjadi hati nurani yang mengingatkan kita untuk kembali berbuat baik. Dia akan menjadi mulut yang selalau berkata-kata benar pada kita, dia bukanlah mulut yang hanya dapat membenarkan perkataan kita.

tapi masih adakah seseorang yang seperti itu dalam hidup ini. Mungkin memang benar kalau orang seperti itu ada, namun yang aku tahu dalam hidupku belum pernah kudapatkan yang seperti itu. Sebagai pemeran utama dalam kehidupanku aku merasa belum waktunya aku menemukan orang seperti itu dalam hidupku. Walaupun disekitarku aku memiliki teman-teman yang baik, aku tetap saja masih belum bisa mempercayai bahwa persahabatan itu ada.

siapa aku yang bisa mengatakan hal itu, mengatakan bahwa aku tak mempercayai persahabatan disaat ada orang-orang yang menganggap bahwa aku adalah sahabatnya. Apa aku adalah orang yang tidak tahu diri, tak tahu malu, sudah bagus ada yang menganggap aku seperti itu tapi kenapa aku tak menganggap mereka sama seprti mereka menganggapku.

sungguh aneh aku ingin percaya tapi nuraniku menahanku agar aku jangan mempercayainya. Aku menginginkan pengertian disaat aku sudah lelah untuk mengerti. Aku menginginkan ada orang yang bisa sangat kupercaya disaat aku sudah lelah untuk menjadi yang dipercaya. Aku akan tetap menjadi tokoh utama dalam setiap jalan kehidupan yang tertera dalam takdirku hingga nanti disaat aku sudah tak mampu lagi untuk menjalani cerita ini.

mungkin memang sangat berlebihan dan egois saat aku tak bisa mempercayai orang lain, itu sungguh ironis. Hidup itu memang sangat indah dan akan selalu seperti itu saat menjalaninya tanpa beban. jika dituliskan dalam berbait-bait puisi akan terlalu banyak majas yang digunakan sebagai penggambaran keindahan hidup.
Hidup yang kujalani sudah sangat indah menurut caraku sendiri. aku tak pernah mau meniru orang lain dalam melihat hidup dari sudut pandang mereka. saat aku merasa sudah tak mampu maka aku akan berhenti dan tak akan melanjutkannya. untuk apa aku harus mengejar sesuatu yang tak mungkin. di dunia ini memang tak ada hal yang  mustahil, namun di dalam duniaku sendiri hal yang tak bisa kugapai adalah sesuatu yang mustahil dan aku yakin bahwa sesungguhnya hal itu memang bukan hakku.

tapi sebagai teman, aku akan tetap melakukan segala hal yang terbaik nyang bisa ku berikan. aku akan tetap mau mengerti dan aku akan tetap menjadi orang yang bisa kalian percaya...

Rabu, 30 November 2011

upw menggila

sebagai anak sekolah jam kosong adalah saat yang menyenangkan karena terbebas sebentar dari rutinitas tugas yang melelahkan.. hehe :P
meski tak jarang tugas juga masih menunggu untuk kami kerjakan walaupun gurunya tak masuk.
tapi selain itu apa salahnya mengisi kekosongan itu dengan sedikit kegilaan. yang mungkin bisa mengusir sedikit rasa suntuk

dan seperti inilah kegilaan dari anak-anak upw...
guess what? almost all students in this class have a slightly exaggerated madness...
jam kosong dimanfaatkan sebagai sarana untuk me-refresh fikiran yang suntuk..
diantara kegilaan yang biasa dilakukan, ini adalah salah satunya...

video amatir yang terkesan alayy..
hehe :P








gak cuma itu aja..
masih ada foto-foto gokil yang masih bisa bikin ketawa sendiri kalau inget kelucuan di kelas hari itu..























yang ini ekspresi apalah, hehe...
apa lagi yang kiri,,
ckckck... menghayati bener mas..
hahaha :))

Jumat, 28 Oktober 2011

mimpi telor

semalem bener-bener gak bisa tidur nyenyak, selain karena ada gangguan tengah malem. ada juga gangguan dari mimpi yang tidak menyenangkan.
Astagaa aku mimpiin ituu telor. kerasa banget rasa telornya. tuu telor bener-bener nyangkut dimulut.
biarpun mas yok sama mas on bilang itu dari sampah :(, gak bisa dipungkiri kalau rasanya enak :)
dasar telor,,, udah terlanjur ketelen, jadi yyo dinikmatin ajja lah. OK

Kamis, 27 Oktober 2011

hari ini aku merasa aku melihat dirinya. iyya dia, orang yang dulu disebut sebagai cinta monyetku. orang yang akan selalu aku pikirkan atau aku rindukan tanpa lelah,, astagaa.... benarkah itu dia, atau aku hanya sekedar berharap bahwa itu adalah dia,, entahlah.. tapi yang aku tahu pasti hatiku masih tetap bergetar dan jantungku akan selalu berdetak lebih cepat saat aku mengingatnya dan lebih getarannya akan meningkat saat aku bertemu dirinya... I just wanna say I miss you so much, walaupun kau hanya hidup dan menjadi milikku dalam hatiku saja tanpa ada seorangpun yang tahu.....

telor dari sampah. apa iyya?

Pagi ini matahari sungguh tak bersahabat. Panas boo.... Nunggu depan kantor kayak biasanya. Kepanasan. Malez banget. Ehh pas udah masuk kantor mas yok bilang kemaren ada syukuran dan sayang banget aku udah pulang. Tapi pagi itu mas yok dengan baik hati bagi sebutir telur rebus. yya tag trima dengan senang hati dong, secara masih pagi dan perut masih kosong, lumayan lah buat ganjel perut. Rasa telurnya lumayan, kayak ada yang berbeda, kok kayaknya rasanya enak banget yya,,, apa karena aku udah lama gak makan telur rebus kalii yya...

Astagaaaa....
kabar buruk!! siang.nya aku dikasih tau asal-usul telur itu. mas on sama mas yok bilang tuu telur asal-usulnya dari tempat sampah. you know TEMPAT SAMPAH. which is isinya itu pasti limbah, entahlah limbah apa ajja itu yang ada didalamnya.
pantes ajja tadi pagi mas yok yakinin sampe' dua kali apa aku beneran mau telor itu. gilaa jadi leluconlah di kantor. syokk! untungnya aku gak langsung muntah karena denger bad news itu. tapi rasa tuu telor bener-bener masih melekat di mulut, bahkan semakin terasa. Astaga, mas yok sama mas on raja tega ☺ ☺tapi gak apalah itung-itung hiburan, kenang-kenangan juga karena besok udah hari terakhir ojt.
tapi gak telor dari sampah juga kkan. apa bener yya tuh telor dari sampah? atau cuma becandaan ajja. entahlah hanya Tuhan.lah yang tahu kebenarannya....

Selasa, 25 Oktober 2011

my wish

Aku terluka, tapi aku tak bisa mengeluarkan air mata. Aku kecewa, tapi aku tak bisa marah. Lalu apa yang seharusnya aku rasakan? Satu hal saja yang pasti dalam hidupku. Aku tetap ingin tersenyum dan tertawa setelah aku marah atau menangis. Betapa indahnya dunia ini saat aku melihatnya dari sudut pandang buku-buku yang kubaca.
Aku ingin ada orang yang menyayangiku dan menerimaku apa adanya. Apa dia akan datang sekarang. Indahnya kalau ada seseorang yang akan mengusap airmataku saat aku merasa terluka dan kecewa, indahnya kalau ada yang akan tertawa bersamaku saat aku bahagia. Atau betapa serunya saat dia bercerita tentang bagaimana harinya berjalan. Tentang ceritanya yang akan membuatku kagum. Pada bahagianya atau lukanya.
I wish, he'll come soon. Whoever, wherever and whenever. I will be right here waiting for him...

Tentang Rasa




Seperti apa rasa dalam kehidupan itu. Apa mungkin seperti rasa coklat, ada yang manis dan ada yang pahit. Atau seperti buah-buahan yang rasanya lebih beragam. Rasa asam, manis hingga pahit. Apakah memang sama rasa coklat atau buah dengan perasaan manusia. Lalu apa perbedaan perasaan laki-laki dengan perasaan perempuan. Serapuh apa perasaan itu. Dan seberapa tegar perasaan jika dihadapkan dengan cobaan yang begitu berat. Apa akan ada bedanya antara ketegaran seorang laki-laki dan perempuan.
Dari beberapa hal aku meyakini bahwa sebenarnya laki-laki itu memiliki perasaan yang halus, meskipun tak selembut perasaan perempuan. Laki-laki memiliki keangkuhan yang tinggi terhadap perasaan mereka. Hatinya bisa sangat hancur saat dia dilukai, dikhianati atau kehilangan hal yang sangat berharga dalam hidupnya. Tapi mereka begitu pintar menyembunyikan perasaan terluka mereka dibalik sikap mereka yang sangat dingin dan angkuh.
Laki-laki itu sekuat batu, sekokoh baja, namun lebih rapuh daripada setangkai bunga mawar.
Dan salah besar kalau menganggap lelaki itu tidak peka tentang perasaan.Jauh didalam hati seorang lelaki,dia adalah orang yg perasa,dan pastinya lelaki itu lebih cengeng dari pada wanita….Pandai menyembunyikan kesedihan dan airmata.Yang kalau tidak bisa ditahan…lebih parah daripada wanita.
Jika perempuan merasakan luka yang terpendam dalam hati seorang laki-laki, mungkin perempuan itu akan sangat teriris hatinya. Ketika perempuan disakiti dia bisa mengeluarkannya bersama dengan airmata. Tapi laki-laki akan memendamnya dan dia akan bersembunyi dibalik keangkuhannya.
Akan selalu ada lem untuk merekatkan gelas yang pecah, namun akan selalu terlihat bekas goresan yang menampakkan bahwa gelas itu pernah pecah. Dan seperti itulah perasaan laki-laki saat dia disakiti. Aku kagum pada perasaan mereka, perasaan laki-laki. Sungguh hebat saat mereka bisa menyembunyikan perasaan yang mereka miliki. Bahkan mereka memendamnya dalam waktu yang lama.
Dan hidup itu seharusnya bahagia. Walau harus terluka dan kecewa, tetap saja harus bahagia.
Semoga semua orang akan bahagia dengan cara mereka sendiri. Termasuk aku.
Life, Love, Laugh...




Selasa, 18 Oktober 2011

kutipan yang menarik

Karakter Laki-laki


Kala Lelaki mengirimkan sms ke kamu lebih dari sekali setiap harinya walau hanya untuk mengucapkan “met lunch”, tandanya dia ada perhatian sama kamu.
Karena: lelaki jarang melakukan hal itu kalau hanya karena iseng atau gak ada kerjaan.  
Kala Lelaki menelponmu tanpa sebab dan hanya bilang: “cuma pengen denger suara kamu aja..”, tandanya dia suka sama kamu tapi malu utk memulai..
Karena: Lelaki sadar bahwa dia lah yang harus membuat first moved tapi takut keliatan banget kalo dia naksir abis sama kamu..
Kala Lelaki terdiam setelah pertengkaran panjang, tandanya dia sudah lelah dan ingin pertengkaran ini berakhir..
Karena: Pada prinsipnya, lelaki gak suka berlama2 bertengkar mulut, kecuali dia banci. Cukup 3 kalimat awal pertengkaran kalian, dia sdh mengerti sebab kemarahan kamu..
Kala Lelaki memegang tanganmu atau membelai rambutmu setelah pertengkaran, tandanya dia merasa bersalah telah membuatmu marah..
Karena: Lelaki yang benar-benar sayang sama kamu, dia tak akan tega liat kamu menangis, apalagi gara-gara dia.
Kala Lelaki bersandar dibahumu dan memintamu membelai rambutnya, tandanya kamu adalah satu2nya wanita yg dia cinta sebesar cintanya kepada ibunya..
Karena: Lelaki pantang terlihat lemah/manja apalagi dhadapan wanita. Kalau dia sampai melakukan itu padamu, tandanya dia merasa nyaman dan yakin harga dirinya gak akan berkurang jika melakukan itu pada dirimu..
Kala Lelaki mengatakan “apa sih yang ngga utk kamu?” ada dua kemungkinan, dia benar-benar suka sama kamu atau dia playboy sejati.
Karena: Lelaki ingin sang wanita pujaan tahu, kalau dia siap memberikan waktu hanya utknya. Kalau tipe playboy, biasanya dibelakang kata-kata itu dibarengi pujian-pujian gak jelas maksudnya.
Kala Lelaki menangis di hadapanmu, tandanya dia benar-benar sayang sama kamu.
Karena: Kodrat Lelaki adalah pantang utk menangis. Jika ia menangis, hanya ada satu kata: Dia cinta kamu.
Kala Lelaki sering melanggar aturan-aturan yang kamu buat, tandanya dia gak nyaman dikendalikan sama kamu.
Karena: Lelaki tahu apa yg benar dan salah dan hanya butuh diarahkan, bukan dilarang. Semakin dilarang, semakin dilanggarnya.
Kala Lelaki cemburu, ada empat kemungkinan inti:
1. Dia bener sayang sama kamu dan takut kehilangan kamu.
2. Dia tipe posesif dan menguasai
3. Dia selingkuh dan gak mau disaingi
4. Dia punya trauma dalam yg mungkin gak pernah diceritakannya kepadamu..
Kala Lelaki diam membisu, tandanya dia benar-benar marah sama kamu.
Karena: Lelaki selama masih mau bicara tandanya masih “1/2 marah”. tapi kalau sdh diam, siap2 saja akan kemungkinan terburuk bagi hubungan kalian kalau kalian tidak aware.
Kala Lelaki bercerita masa lalunya yang buruk, tandanya dia memberitahu kamu agar jangan melakukan hal yang sama.
Karena: Lelaki adalah makhluk traumatik dan parno. Cukup kalian berkata: “aku gak akan melakukan hal sebodoh itu” sekali saja, dan dia tidak akan pernah bercerita hal itu lagi.
Kala Lelaki tiba-tiba menghilang dari “peredaran”, tandanya dia ingin menjauh dari kamu karena satu dan lain hal.
Karena: Lelaki kadang tidak tega untuk meninggalkan kalian, kadang krn hal2 yg kalian sendiri gak sadar. Kejar dia dan tanyakan sebabnya kenapa. Kalau dia gak jawab, berarti dia pengecut dan pantas ditinggalkan.
Kala Lelaki menatap dalam2 ke matamu, dia sedang mencari2 jawab, apakah kalian benar2 cinta kepadanya atau hanya sebatas apakah?
Karena: hampir setiap Lelaki merasa tidak aman dalam hubungannya, mungkin traumatik atau karena pengaruh lingkungan sekitarnya.***

Senin, 17 Oktober 2011

I HATE MONDAY :@

ohhh God... why monday have to back again.. dan kenapa sih setelah hari minggu harus ada yang namanya hari senin. Please dech.. senin itu hari yang ribett dan menyebalkan dalam hidupku. Kalau bisa aku pasti sudah menghapus hari senin dalam minggu-minggu yang aku jalani.
gimana mungkin aku gak sebel sama hari senin kalau list scedule.nya kayak gini..
4 bulan terakhir ini aku prakerin di suhat, yang notabene tempatnya jauh banget dari rumah, tiap hari aku harus mengendarai motor sendiri. dan you know what,, tiap senin itu pasti jalanan bakalan macet abiizzzz...
kaloo akku berangkat siang ajj macetnya kayak gitu, you can imagine, seperti apa kemacetan di pagi hari. emang sih bukan kemacetan layaknya kota metropolitan, tapi yyo mbogk gak usah sepadet ikhu..
uest aku leg ngelihat tempat rame ikhu ngantukk luop,
kaloo lagi jam sekolah, rentetan panjang hal-hal menyebalkan di hari senin adalah sebagai berikut::
dimulai dengan harus bangun lebih pagi, hufth! itu dikarenakan senin yang menyebalkan itu dimulai lebih pagi dari hari-hari lainnya. alasan sebenarnya adalah tidak lain dan tidak bukan karena disekolah mengadakan yang namanya upacara bendera. iya sihh bagus untuk menambah rasa cinta kepada tanah air tercintaaa Republik Indonesia, meskipun banyak pejabatnya yang gak amanah. but it's not important now. back again to flag ceremony, kaloo cuma untuk upacara kan bisa lebih siangan dikit, gak harus lebih sepagi itu juga kan, toch upacaranya juga molor dari jadwal.. Mata masih ngantuk disuruh bediri lama pula.
belom lagi kaloo abis upacara harus ngadepin guru mapel yang killer dan yang gak akan segan-segan melahap muridnya idup-idup kaloo ada yang lupa buat pe.er. tipe guru seperti itu adalah orang yang gak bisa bikin ruang kelas rileks, selalu ajj tegang.
Tp tenang guys, masih ada lagi hal-hal yang gak banget dihari seninku. udah berangkat buru-buru pasti bakalan ada yang aku lupain, bisa buku atau tetek bengek keperluan sekolah yang lain, alasannya karena aku males nata buku malam sebelumnya. dan memory otakku gak sehebat Einstein guys. pelupa adalah penyakit akut yang kuderita, rekor lupaku adalah beberapa menit setelah pembicaraan. I could forget that conversation, waahhh... hebat gak tuh!!
kaloo udah kayak gitu, lengkaplah sudah penderitaanku.

aaaarrrgggghhhhh....
kenapa sih hari senin itu harus jalan keluar rumah. kalu bisa milih sesuka hati aku bakalan lebih milih tidur dan nonton tv ajj dirumah, biarlah orang lain berangkat bekerja dengan padatnya lalu lintas hari senin itu. gak jadi masalah juga kaloo aku diharuskan masuk sekolah hari minggu, masuk sendiripun bodo' amatlah.
kloo kata radio favoritku tentang monday adalah.. I LOVE MONDAY,
but if I said, I'll say I HATE MONDAY



Minggu, 16 Oktober 2011

favourite.kuu

 Something Right - westlife




never thought that i'd be so inspired
never thought that i'd find the higher truth
i believed that love was overrated
'till the moment i found you

now baby i know i don't deserve
the love you give me
but now i understand that

if you want me i must be doing something right
i got nothing left to prove
and it's all because of you
so if you need me
and baby i make you feel alive
i know i must be doing
doing something right

it's because of you i feel so lifted
i've been looking at my life from higher ground
never thought that i'd be so elated
you're the one who turned it all around

now baby, i didn't know myself
until you changed me
and made me understand that

if you want me i must be doing something right
i got nothing left to prove
and it's all because of you
so if you need me
and baby i make you feel alive
i know i must be doing
doing something right
oh

and baby i know i don't deserve the love you give me
but i don't really care, cause

if you want me i must be doing something right
i got nothing left to prove
and it's all because of you
so if you need me
and baby i make you feel alive
i know i must be doing (i know i must be doing)
doing something right (doing something right)

doing something right
yeah yeah
something right

so if you need me
and baby i make you feel alive
i know i must be doing (i know i must be doing)
must be doing something right
yeah yeah

Rabu, 12 Oktober 2011

Seperti apa keindahan musim semi itu. Dari buku yang kubaca, musim semi begitu indah dengan mekarnya bunga-bunga. Apa lagi musim semi di dunia peri. Matahari tetap bersinar walau hari sudah mulai gelap. Warna-warna hijau disana begitu lembut, juga bunga-bunga disana akan mekar sepanjang tahun seolah tak ada pergantian musim. Seindah itukah dunia peri. Disana terdapat berbagai peri yang berbeda-beda. Sama halnya seperti manusia mereka juga memiliki sisi yang berbeda. Antara yang baik dan yang buruk. Dalam buku itu dikatakan bahwa peri juga bisa jatuh cinta. Jatuh cinta pada makhluk fana, seperti itulah mereka menyebut manusia. Alunan lagu dan musik-musik sendu selalu mengalun disana. Di dunia peri. Tempat dimana keindahan dan kedamaian selalu dijaga. Adakah peri di dunia nyata. Dunia kita. Atau itu hanya sekedar dongeng saja. Dongeng dalam buku-buku cerita. Atau hanya dongeng disatu tempat saja yang masih mempercayainya. Tapi peri-peri itu hanya akan jadi misteri. Sebelum benar-benar melihatnya sendiri, itu hanya akan jadi dongeng.

Apakah aku sedang terluka. Benarkah seperti itu. Kata orang aku sedang disakiti. Katanya aku ini dikhianati, dan hatiku diremukkan. Tapi apa yang aku rasakan. Aku sungguh tak merasa seperti disakiti. Atau karena aku tak melihat atau mengetahui luka yang dia torehkan untukku. Setelah ada yang memberitahuku tentang hal itu aku merasa gundah, benarkah yang terjadi seperti itu. Aku tak bisa menangis, tak bisa lagi menangis. Dulu aku penah menangis untuknya. Tapi airmataku sungguh tak dihargai olehnya. Tak dihiraukan juga ditertawakan. Kini aku tak bisa mengeluarkan airmata. Sesakit apapun atau sesesak apapun perasaan yang ada dihatiku. Yang selalu tepikir olehku setelah mengis adalah sesal. Kenapa aku menangis untuknya. Kenapa aku ssebodoh itu mengeluarkan airmataku untuk hal yang tak penting seperti itu. Sudahlah, sekaramg bukan saatnya untuk bersedih atau meratapi hari kemarin.
Aku tak boleh lupa pada kata-kataku sendiri, bahwa hidup itu untuk bahagia walaupun berat, tetap saja sebelum ajal menjemput kita harus tetap hidup.

Selasa, 11 Oktober 2011

Promise

Janji. Tentang apa yang kita lalui. Kita menjanjikan untuk selalu bersama setiap saat. Berjanji untuk tetap setia seumur hidup kita. Juga tentang janji bagaimana kita akan saling menyayangi. Setiap janji kita selalu kita tandai dengan menautkan jari kelingking kita. Janji seperti itu sudah seperti kebiasaan dalam kehidupan cinta kita. Satu persatu dari janji itu telah kita penuhi sebelum kita membuat janji-janji yang lain. Ketahuilah bahwa janji kita nanti akan tercatat sebagai hutang didunia. Wahai cinta terima kasih kau telah lunasi satu-persatu janjimu sebelum kau pergi dari sisiku untuk selamanya. Sekarang kumohon berjanjilah engkau padaku, bahwa kau akan bahagia dan tenang di surga sana. Dan sayang, tunggulah aku disana, aku akan segera datang menemuimu disana setelah segala urusanku di dunia fana ini dirasa cukup oleh Yang Maha Kuasa. Dan sayang, inilah janji terakhirku yang kuucap untukmu.

Pangeran Berkuda Putih

Mungkin jika bertanya tentang mimpi pada anak kecil, kita akan mendapatkan jawaban yang nyeleneh, tapi terkadang jawaban yang seperti itu adalah jawaban yang paling jujur dari hati mereka. Dan nanti saat mereka sudah dewasa mereka mungkin tak lagi bisa memberi jawaban yang lugu seperti itu. Tanya saja tentang apa yang paling mereka inginkan dalam hidup. Meski kadang jawabannya hampir sama, tapi aku tetap suka jawaban yang seperti ini.
aku ingin suatu hari nanti akan ada seorang pangeran yang mendatangiku dengan menunggangi kuda putih. seperti pangeran yang ada dalam negeri dongeng. seperti pangeran yang mencari Cinderella lewat sepatu kacanya. atau pangeran yang mencium putri tidur agar sang putri segera bangun dari buaian tidur panjangnya. atau kisah pangeran yang dikutuk jadi buruk rupa hingga menemukan cinta sejatinya pada seorang putri cantik yang menerima sang pangeran dengan apa adanya. tapi pangeranku berbeda. pangeranku akan datang menjemputku dengan menunggangi kuda putihnya. pangeran tampan yang mau menjadikan aku sebagai putri dalam hati dan hidupnya. yang akan meminangku dan menyayangiku selamanya. dan seperti itulah mimpiku tentang hidup.
Betapa indahnya jika punya mimpi seperti itu. Mimpi tentang pangeran tampan diatas kuda putihnya. Seorang pangeran yang akan menjemputmu dengan sejuta cinta, dan pangeran yang akan meminangmu walau hanya dengan Bismillah. Sungguh indah hidup ini jika ada seorang pangeran yang seperti itu. Disini. Didunia nyata. Dan bukannya di negeri dongeng.
Mungkin aku juga punya mimpi yang seperti itu. Dijemput pangeran berkuda putih. Sungguh kekanak-kanakan. Tapi aku meyakini satu hal, bahwa suatu hari nanti pangeranku pasti datang. Kapanpun itu, dimanapun dan bagaimanapun caranya datang dia memang untukku. Seorang pangeran yang diciptakan Tuhan hanya untukku.


Fated to Love You Quotes

“Life is like a gamble. You can’t win every game. But if the chip is in your hands, you will always have hope.” – Cun Xi
“I only know that the first time is accidental, the second time is inevitable, and the third time is by fate…” – Cun Xi
“A girl is just to innocent when she is fooled on the first time. But she is too naive if fooled for the second time. And if she is still fooled for the third time, she is stupid.” – Xin Yi
“Don’t run away from things you are scared of anymore. Don’t mistaken the things God planned for you. Look at him. This man has agreed to end 9 generations for you. Shouldn’t you work hard for him in return?” – Dylan
“If you can’t forget the past, then don’t forget it. Bury it in your heart. Let it become a part of your story.” – Zhong Shang Long
“I said you can’t fall in love with me. But I didn’t say that I can’t fall in love with you!” – Cun Xi
“Meeting you has been the best miracle of my life” – Xin Yi
“Ever since you’ve moved out of the house, my only job seems to be reporting to you what has she been eating, what has she been doing. And now, ‘Oh! Take a day off from work! Go and buy Jiang Jun Bao from Jiang Mu Dao for her!’” – Anson
“Perhaps it is 100% fated that I will have feelings for you.” – Cun Xi
“Sticky notes can be gotten easily when you need them, torn down and thrown away when you don’t. Easy to tear and does not stick. Never leaves any trace and easily forgotten.” – Xin Yi
“Expressing my love to a girl for the first time, and it is being taken as a joke.” – Dylan

 LUCKY_jason mraz ft. colbie caillat


Do you hear me,
I'm talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky, oh my, baby I'm trying
Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
You make it easier when life gets hard

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Ooohh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh

They don't know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I'll wait for you I promise you, I will

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Lucky we're in love every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday

And so I'm sailing through the sea
To an island where we'll meet
You'll hear the music fill the air
I'll put a flower in your hair
Though the breezes through trees
Move so pretty you're all I see
As the world keeps spinning round
You hold me right here right now

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday

Luka

Jika kau ditanya tantang apa itu luka, jawaban apa yang akan kau berikan. Pernahkah kau terluka. Lalu jika tak pernah terluka bisakah kau jelaskan tentang luka. Sungguh aneh saat pertanyaan itu diputar-putar padahal intinya sama saja, tentang luka. Jika terluka bisakah hati itu kembali pulih seperti sedia kala. Seperti tak pernah terluka.
Walaupun kubilang rasanya biasa saja, aku tetap terluka. Aku tetap kecewa. Sakit dan menyesakkan. Tapi apakah harus kupendam terus dan membuatku semakin jatuh kedalam gelapnya hatiku. Lalu kenapa aku harus terluka. Kupikir sudahlah biarkan saja, aku tak peduli. Bodo' amat.
Kalau terluka itu wajar saja. Karena selama manusia masih punya hati dia pasti punya peluang untuk terluka. Siapapun dia dan luka itu bisa terjadi kapan saja. Baik itu luka yang ringan hingga luka yang berat. Aku yakin bahwa luka itu baik untuk seseorang. Seperti penyegar, karena jika seseorang pernah terluka maka ia akan berusaha menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya agar suatu saat nanti dia tak kembali terluka.

Senin, 10 Oktober 2011

Kau

Siapa kau yang berani masuk kedalam hatiku. Siapa kau yang begitu percaya diri membuatku merindu. hhhmmm.... apa ini, kenapa kau? Dan mengapa harus kau? Cintakah ini?
Setiap hari akan selalu berjalan berbeda dari hari sebelumnya. Tapi siapapun yang ada dalam hatiku tak bisa kurubah. Sekuat apapun aku mencoba. Lalu kau, apa yang kau rasakan untukku. Rindukah kau padaku. Kau. Dan mungkin hanya kau. Sampai nanti hatiku lelah untuk memilihmu, aku akan tetap memikirkan dan merindukanmu.

Minggu, 09 Oktober 2011

Waktu

Kau tahu apa yang paling berharga di dunia ini?
Suatu hari ada seseorang yang pernah menanyakan hal itu padaku. Aku tak tahu harus menjawab apa saat itu. Karena menurutku terlalu banyak yang berharga dalam hidupku. Kemudian dia pergi begitu saja tanpa memberitahukan jawaban dari pertanyaan itu padaku. Pertanyaan itu selalu menggantung dalam ingatanku. Sebenarnya apa jawaban yang ia maksudkan.
Aku memiliki sahabat terbaik yang pernah kupunya. Dia begitu setia menemani tawa dan tangisku. Tapi dia tak pernah mengeluh padaku tentang segala dukanya. Dia tak pernah ingin membuatku bersedih bersamanya. Ini sungguh tidak adil, mengapa dia boleh tahu tentang semua dukaku, tapi dia menyembunyikan lukanya dariku. Hari itu ada yang aneh dengannya. Ada yang berbeda pada dirinya. Dia bukan tipe orang yang suka berfoto atau mengabadikan momen kami dengan jepretan kamera. Katanya kenangan abadi itu bukan pada gambar-gambar yang kami miliki diatas secarik kertas foto, tapi akan selalu tergambar jelas dalam hati kami selamanya. Tanpa bisa terobek, rusak atau musnah karaena suatu hal. Tapi hari itu dia malah minta berfoto denganku begitu seringnya. Katanya dia ingin aku memiliki gambaran kebersamaan kami saat itu. Dasar aneh, inkonsistensi. Awalnya aku turuti kemauannya, tapi lama kelamaan aku jadi malas. Pikirku, toh masih ada hari esok. Meskipun dia ngotot tak kuhiraukan.
"Ayolah, belum tentu kau besok masih melihatku dan bisa berfoto denganku." Itulah kata terakhir yang ia ucapkan padaku. Malamnya aku menerima kabar yang menghancurkan hatiku. Dia, sahabatku berpulang kesisi Yang Maha Kuasa. Saat itu juga aku begitu menyesal karena tak menuruti keinginannya. "Mengapa tak kuturuti saja apa yang dia mau, kenapa aku begitu egois."
Begitu besar rasa sesalku padanya, tapi yang aku tahu aku tak akan bisa menebus sesalku karena dia sudah tenang sekarang ditempatnya. Dan hanya doa yang akan menebus sesalku untuknya.

Dan kini aku tahu jawaban apa yang tepat dari pertanyaan orang yang dulu pernah kutemui. Apa yang paling berharga didunia ini? Waktu. Itulah hal yang paling berharga. Bukan karena waktu dibandingkan dengan uang. Time is money. Bukan itu. Tapi karena waktu adalah hal yang tak dapat diulang. Waktu yang berlalu berarti kesempatan yang disia-siakan.Waktu tak bisa diulang walau menyesal begitu dalam. Dan waktu harus dihargai saat dia masih kita miliki, sebelum waktu pergi dan menyisakan sesal yang dalam untuk kita.
 

Jumat, 30 September 2011

Tentang Cinta (sebuah cerita)

 Aku kembali ke tempat ini, tempat dimana aku suka menyendiri. Menurutku disini aku bisa bercerita pada angin tentang perasaanku. Aku bisa terlelap dan melanjutkan tiap mimpi yang selalu temani tidurku di tempat ini. Aku ingin mengatakan banyak hal padanya. Tapi apa yang ingin aku katakan. Aku tak tahu harus berkata apa. Kini dia ada dihadapanku, tapi aku hanya membisu. Sudahkah aku mengatakan cintaku padanya jika selama ini aku hanya bisa diam saja. Aku merasa ada yang menetes dipipiku. Tak kusadari air mataku mengalir begitu saja. Tapi kenapa aku menangis. Bahkan aku tak tahu apa alasanku untuk menitikan air mata.
Kurasakan tangan itu begitu lembut mengusap pipiku, menghapus titik-titik air mata yang liar membasahinya. Dan dia bertanya, "Mengapa kau menangis? Apa aku yang telah membuatmu menangis?". Aku hanya mampu menjawab pertanyaan itu dengan gelengan kepala. Bagaimana bisa aku menjawab pertanyaannya atau bahkan menyalahkannya tentang tangisku jika aku saja tak tahu mengapa aku menangis.
Aku telah lama mengenal orang yang kini ada di hadapanku ini. Pemuda tampan dengan tatapan mata coklatnya yang teduh. Namun entah mulai kapan aku menyukainya lebih dari sekedar persahabatan. Benarkah ini lebih dari persahabatan? Aku terus menerus menanyakan hal itu pada diriku sendiri. Tapi aku tak bisa memastikannya pada hatiku. Apakah dia merasakan hal yang sama denganku. Bagaimana ini, aku tak ingin merusak persahabatan kami. Aku semakin tersedu-sedu dalam tangisku. Dan dia semakin bingung melihatku seperti ini.
"Mengapa kau seperti ini? Apa yang terjadi padamu? Kumohon ceritakan padaku, jangan membuatku ketakutan karena harus melihatmu gundah seperti ini"
Dan skali lagi aku hanya menjawabnya dengan gelengan kepala. Oh.. Tuhan, orang macam apa aku ini yang akan menyakiti hatinya jika kuungkap perasaanku. Mengapa hatiku segundah dan segalau ini. Tak kusadari aku tertidur dalam tangisku. Hingga kemudian muncullah mimpi itu.
Aku memimpikan dia, sahabatku sekaligus orang yang aku cinta. Aku memimpikan tentang bagaimana awal pertemuan kami dan kisah-kisah yang kami lalui bersama. Aku bertemu dengannyna saat hari pertamaku di SMP. Dia sekelas denganku dan menjadi teman sebangkuku. Dia seseorang dengan perasaan yang paling indah yang kurasakan. Dia selalu menjadi orang yang ceria, dengan senyumannya yang begitu renyah dan menghipnotis orang lain. Siapapun akan merasa nyaman berada didekatnya. Dan akan ikut merasakan saemangatnya yang menggebu. Dia seperti orang yang hidup tanpa beban sedikitpun dihatinya. Dia akan selalu ada untukku, saat aku menangis, terutama saat aku sedang merasa bahagia. Menurutnya, senyumanku adalah bahagianya dan tangisanku adalah kesedihannya. Jadi sebagai seorang sahabat dia akan selalu menemaniku menagis dan tertawa. Sekian lama aku menjadi kawannya, aku tahu semua sifat baik dan buruknya. Hingga suatu hari aku merasakan sesuatu yang berbeda dalam diriku saat aku berada di dekatnya. Hatiku bergetar saat melihat senyumannya. Jantungku bertalu-talu setiap dia menyebut namaku. Awalnya aku merasa hal-hal semacam itu bukanlah hal yang perlu untuk dipikirkan, tapi ternyata semakin hari perasaan itu semakin menjadi-jadi. Senyumnya, tatapan matanya, bisikan suaranya, semua yang ada pada dirinya semakin membuatku gila. Aku tak yakin kalau ini cinta. Aku merasa sakit saat dia melabuhkan cintanya untuk orang lain. Bunga-bunga yang selalu dia bawa, dia bilang bunga itu untuk orang yang dikasihinya. Setiap puisi yang dia ciptakan itu untuk orang yang disayanginya. Surat-surat cinta yang selalu dia tulis dengan penuh ketulusan hanya untuk pujaan hatinya. Dan aku hanya bisa bertanya-tanya dalam hati, siapakah dia yang begitu beruntung menerima cinta kasih dari sahabatku ini. Bibirku tersenyum, tapi hatiku menangis. Apa yang harus aku lakukan, bersikap biasa selayaknya seorang sahabat yang selama ini dia kenal. Atau terluka selayaknya seseorang yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Aku kembali menitikan air mata, aku kembali menangisi yang terjadi. Tangisku untuk cinta yang tak seharusnya terjadi.
Lalu aku mendengar bisikkan yang lembut itu.
"Janganlah kau menangis dan terluka sendirian. Percayalah pada hatimu saat tak ada lagi orang yang bisa kau percaya. Jangan kau menangis dan terluka sendirian. Akan selalu ada yang berusaha menjaga hatimu meskipun kau tak tahu. Takdirmu takkan berubah jika kau tak berusaha merubahnya menjadi lebih baik. Jangan kau menangis dan terluka sendirian. Karena akan ada seseorang yang akan lebih tersiksa saat melihat hatimu hancur."
Kubuka mataku saat bisikan itu perlahan berubah jadi isak tangis. Ada yang menangis disampingku, terisak. Ternyata dia, sahabatku, cintaku. Dia yang menangis di sebelahku. Aku beranikan diri untuk bertanya padanya.
"Mengapa kau menangis, adakah yang telah melukai hatimu"
"Yeah, aku menangis karena melihat hatimu hancur seperti ini. Karena aku melihatmu begitu terluka karena memendam deritamu sendirian."
Jawabannya membuatku tak bisa berkata-kata, aku hanya bisa diam saja. Setelah sekian lama keheningan itu aku memberanikan diri untuk mengungkapkan apa yang kurasa.
"Tolong dengarkan aku, aku ingin mengatakan sesuatu padamu." Aku melanjutkan kata-kataku sebelum dia mengatakan sesuatu. "Aku memendam perasaan yang lebih dari sekedar persahabatan padamu. Aku terluka saat mengetahui kau melabuhkan cintamu untuk gadis lain. Aku tak ingin merusak persahabatan kita yang sudah kita jalin sejak lama jika aku ungkapkan perasaanku padamu. Atau membuatmu tak ingin mengenalku dan menjauhiku. Aku takut kau menghilang jika aku berkata-kata, maka aku putuskan untuk menyimpan perasaan ini sendirian, juga semua luka yang kurasakan karena kecewa tak dapat ungkapkan ini padamu."
Kuungkapkan semua yang terlintas difikiranku saat itu. Namun dia hanya diam saja mendengar penuturanku. Tanpa kata, hanya keterkejutan yang kulihat membingkai wajahnya saat ini. Lalu kemudian kurasakan kehangatan dekapan tangannya. Kelembutannya saat mengecup puncak kepalaku. Tuhan... dia sedang memelukku, mendekapku dengan kehangatan tubuhnya.
"Jadi itu yang kau rasakan selama ini. Jadi karena ini kau terluka dan mencoba untuk menghindariku. Dasar bodoh, kau pikir aku mencintai orang lain. Kau pikir bunga, puisi dan surat cinta itu untuk orang lain." Aku hanya tertegun mendengarnya bicara, aku tak mengerti kata-katanya. Apa yang sebenarnya dia maksudkan.
"Apa kau tak pernah membuka lokermu. hhe."
Aku semakin tak mengerti dengan kata-katanya, namun aku tetap menjawab pertanyaannya. "Sudah dari awal semester tahun lalu aku tak pernah menggunakan loker sekolah. Karena kupikir buku-bukuku bisa ku bawa pulang karena tak terlalu memberatkan."
Tapi mendengar jawabanku dia malah tertawa. "Pantas saja kau tak pernah tahu apa isinya."
"Maksudmu?"
"Renata Annabelle. Sahabatku, semua bunga, puisi dan surat cintaku hanya kuberikan untukmu seorang. Tahukah kau saat aku katakan senyummu adalah bahagiaku dan tangismu adalah sedihku, saat itu aku ingin menjagamu agar tak terluka. Karena aku tak mau ada orang yang menyakiti seseorang yang aku cintai, orang yang paling berharga dalam hidupku."
Kini semuanya terasa sangat jelas, kini aku mengerti apa yang dikatakannya. Dia mencintaiku, perasaanku tak bertepuk sebelah tangan. Dan gadis yang beruntung menerima kasih tulusnya itu ternyata adalah aku.
"Jadi kau mencintaiku?"
"Tentu saja, bahkan lebih dari yang sekedar kau harapkan. Jadi sekarang maukah seorang Renata menerima cintaku."
"Ray Saputra, tentu dengan senang hati aku akan menjaga hati dan cintamu."
"Terima kasih." Dan dia kembali memelukku dengan erat.
Aku menyadari satu hal. Bahwa cinta yang tulus itu harus diungkapkan, bukan untuk dipendam sendirian. Apapun jawabannya nanti bukanlah penghalang kita untuk ungkapkan cinta. Karena takkan ada yang tahu tentang sebuah akhir, jika tidak memulai dari awal.

Ray Saputra
Dia disini, ditempat favoritnya untuk menyendiri. Dibukit yang biasa lami datangi saat kami merasa galau, sedih, bahkan saat kami ingin mengungkapkan kegembiraan. Tapi hari ini dia bebeda, matanya yang biasanya penuh dengan keceriaan hari ini terklihat begitu sendu. Kemudian aku melihat kilau air mata di ujung matanya. Aku bertanya mengapa dia menitikan air mata. Tapi hanya gelengan kepala yang ku terima sebagai jawaban.
Siapa yang melukai pujaan hatiku. Siapa yang melukai permata jiwaku. Lalu ku lihat ia semakin tersedu dalam tangisannya. Dia tertidur dalam pelukkanku. Dia kelelahan karena menangis seperti itu. Tidurnya terlihat tenang. Tapi kerutan diantara matanya tak mau hilang. Keheningan membuatku takut, mungkinkah dia pingsan dan bukannya tertidur. Lalu aku melihat bulir-bulir bening air mata membasahi pipinya. Dia menangis dalam tidurnya. Seberat apa luka yang dipendamya. Kubisikkan kata-kata itu di telinganya, karena aku terlalu khawatir padanya
"Janganlah kau menangis dan terluka sendirian. Percayalah pada hatimu saat tak ada lagi orang yang bisa kau percaya. Jangan kau menangis dan terluka sendirian. Akan selalu ada yang berusaha menjaga hatimu meskipun kau tak tahu. Takdirmu takkan berubah jika kau tak berusaha merubahnya menjadi lebih baik. Jangan kau menangis dan terluka sendirian. Karena akan ada seseorang yang akan lebih tersiksa saat melihat hatimu hancur." Dan tak terasa aku ikut menagis bersamanya. Ternyata tangisku membangunkannya. Dia terlihat bingung melihatku menangis. Namun kemudian dia mengungkapkan perasaannya padaku. Ternyata dia begitu terluka karena aku, karena dia kira aku mencintai orang lain. Dasar gadis bodoh, mana mungkin aku mencintai orang lain jika semua bunga, puisi dan surat-surat cintaku, ku selipkan dilokernya. Apa dia tak pernah membuka isi lokernya. Kupeluk ia seerat mungkin. Betapa bahagiannya aku mendengar penuturannya.
"Apa kau tak pernah membuka lokermu. hhe."
"Sudah dari awal semester tahun lalu aku tak pernah menggunakan loker sekolah. Karena kupikir buku-bukuku bisa ku bawa pulang karena tak terlalu memberatkan." jawabnya dengan polos dan merasa bingung akan pertanyaanku. Dan tanpa perlu menunggu reaksinya yang lain aku tertawa mendengar jawaban lugunya.
"Pantas saja kau tak pernah tahu apa isinya.""Maksudmu?" Tanyanya sembari melepaskan pelukkanku, dia mencoba mencari kejelasan dari mataku.
"Renata Annabelle. Sahabatku, semua bunga, puisi dan surat cintaku hanya kuberikan untukmu seorang. Tahukah kau saat aku katakan senyummu adalah bahagiaku dan tangismu adalah sedihku, saat itu aku ingin menjagamu agar tak terluka. Karena aku tak mau ada orang yang menyakiti seseorang yang aku cintai, orang yang paling berharga dalam hidupku."
"Jadi kau mencintaiku?"
"Tentu saja, bahkan lebih dari yang sekedar kau harapkan. Jadi sekarang maukah seorang Renata menerima cintaku."
"Ray Saputra, tentu dengan senang hati aku akan menjaga hati dan cintamu."
"Terima kasih." Kembali aku memeluknya, dan kali ini aku tak ingin melihat lagi air matanya. Aku hanya ingin melihat senyum bahagianya, disini, disisiku, selamanya.






 Epilouge_
Sungguh menyenangkan menggandeng tangannya dikoridor sekolah ini. Menyusurinya menuju kelas kami. Dan aku teringat sesuatu. Lokerku. Apa yang ada didalamnya, aku jadi penasaran.
"Sebaiknya kau ke kelas duluan." Pintaku padanya.
"Memangnya kau mau kemana?" Tanyanya bingung.
"Ada sesuatu yang tertinggal. Jadi harus kuambil."
"Biar aku temani."
"Tak perlu, sudah kau duluan saja. Aku akan segera menyusul."
"Baiklah kalu kau ingin seperti itu. Jangan lama-lama yya."
"Iyya."
Setelah dia beranjak pergi aku berjalan menuju lokerku. Sudah lama aku tak membukanya. Kuputar kunci loker itu. Aku kaget melihat isinya. Ternyata begitu banyak rangkaian bunga di dalamnya. Mulai dari bunga yang masih baru hingga bunga yang sudah layu. Juga ada lembaran surat serta puisi disana. Kulihat nama pengirimnya. Dan disana tertulis namanya, Ray Saputra.


Malang,  30 September 2011
A Story by


Rulita Kurnia

Selasa, 27 September 2011

Kemarau Panjang => Like Autumn

Tahun ini kemarau lebih panjang dari tahun kemarin. Curah hujan sangat jarang, bahkan bisa dibilang tidak ada. Tapi dari kemarau ini, langit tampak biru, angin berhembus dengan lembutnya. Daun-daun dipepohonan itu tampak menguning dan sebagian berwarna coklat tua, dedaunan yang kering. Dedaunan yang rapuh, angin menghembuskan mereka begitu saja, membuat mereka meninggalkan ranting-ranting tua. Ranting-ranting rapuh yang ditinggalkan daunnya yang sejuk. Angin terasa dingin menyentuh kulit, namun mentari terasa panas menyengat kulit.
Tiap kulalui jalanan kota, ingin rasanya kupejamkan mata, menghirup udara yang kering namun sejuk, serta menikmati terpaan angin yang menyentuh kulitku dengan lembut. Kemarau ini terasa seperti musim gugur. Tentang anginnya, tentang guguran daunnya dan juga tentang udaranya yang sejuk. Didaerah tropis seperti tempat tinggalku ini, musim gugur terasa mustahil dan bahkan tidak mungkin untuk dirasakan. Tapi apa salahnya berkhayal tentang musim gugur, tentang keindahan langit senja pada musim itu, juga tentang setiap guguran daunnya.
Pejamkan matamu, berdiri dan berdiam dirilah sejenak. Nikmati terpaan angin, rasakan kelembutan sentuhannya. Keindahan hidup adalah saat kau bisa berdiam sejenak, berhenti sejenak dari rutinitasmu. Merasakan kehidupan yang hadir dalam setiap hembusan nafasmu. Menikmati setiap imajinasi tentang keindahan yang hadir di dalam fikiranmu. Kemudian kau akan merasakan bibirmu terangkat menyunggingkan senyuman. Kau juga akan merasakan kedamaian. Dan begitulah seharusnya kehidupan, saat kau bisa merasakan sejuknya menghirup nafas, indahnya berimajinasi dan begitu ringannya senyum yang kau sunggingkan. Indahnya hidup adalah seindah kita menikmatinya dengan senyum ketenangan tanpa sedikitpun beban yang terpendam dalam hatimu.

Senin, 26 September 2011

hidup itu bermimpi

saat kita diberi kesempatan untuk hidup, saat itu juga kita diberi kesempatan untuk bermimpi. setiap mimpi kita pasti punya arti tersendiri. mimpi buruk itu berarti pengajaran untuk kita, bagaimana kita akan menghindari keburukkan itu, bagaimana kita akan kembali berjuang saat mimpi buruk itu tentang kehilangan orang-orang yang begitu berarti dalam hidup kita. sedang mimpi indah itu berarti tentang apa yang kita inginkan, tentang apa yang ingin kita raih dalam hidup ini. mimpi indah itu tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. apakah kita ingin mewujudkan mimpi itu ke dalam dunia nyata. atau kita hanya akan membiarkn mimpi itu tetap seperti itu. tetap menjadi impian yang membuai kita dalam tidur, tapi menjadi penyesalan karena kita sudah terjaga dan tak dapat kembali menikmati impian itu.
kata-kata dari seseorang yang sangat kusuka adalah, tidak ada yang salah dengan mimpi, karena mimpi adalah anugerah yang membawa seseorang ke dunia tanpa batas
dan itulah mimpi, tidak membatasi seseorang tentang apa yang harus diimpikannya
terluka dan jatuh adalah cara untuk belajar tentang bagaimana caranya kembali berdiri dan berjuang. menghadapi segala situasi serta rintangan yang menghadang. jika sudah pernah jatuh maka seseorang akan bisa kembali berdiri. jika tak pernah terjatuh, maka persiapkanlah diri jika suatu saat nanti secara tak sengaja terjatuh. kemudian kembalilah berdiri, berjalanlah dan jangan pernah terjatuh lagi. namun jika memang harus terjatuh lagi, kau sudah tahu bagaimana caranya untuk kembali berdiri.
kau bukan dia dan dia bukan kau...
aku bukan dia dan dia juga bukan aku...
aku, kau dan dia, kita bebeda
aku, kau dan dia, punya dunia kita masing-masing
jangan suruh aku jadi dia
maka aku juga tak akan menyuruhmu jadi dirinya
apa artinya kita jika harus menjadi orang lain
kita tak akan punya makna
jika berubah jadi orang asing

cerita...

ku ingin menuliskan sebuah cerita, tapi aku tak punya cerita. aku ingin berbicara, tapi aku tak dapat berkata-kata. cerita cinta (sudah bosann), tentang persahabatan (aku tak mengerti), tentang hidup (aku bukan seorang bijak yang mampu ungkapkan makna hidup),,, lalu aku harus bertindak apa??
kenapa aku menulis jika aku tak punya sesuatu untuk diceritakan. kenapa aku yang harus bercerita jika aku lebih suka mendengarkan. aku ini sbenarnya kenapa? apakah aku bimbang, linglung, atau apa??
what happened to me? what's wrong? atau mungkin aku sudah gila? tergila-gila pada sebuah cerita, padahal aku sendiri tak punya sesuatu untuk diceritakan. aku hanya ingin menulis, entah apa yang akan tergores di atas kertas-kertas putih itu. akan kuikuti alunan tanganku, mengikuti tiap irama tinta biru itu. menggoreskan sesuatu di atas lembaran kertas putih. tanpa banyak berkata tanpa banyak membantah, kutuliskan semuanya hingga kudapatkan sebuah cerita. tentang mimpi... hari ini aku sudah menuliskan impianku diatas lembaran itu, lembaran yang tercoret tinta biru itu. tentang mimpiku, tentang harapanku, dan tentang masa depanku...

Till We Meet Again

" Cinta memang membingungkan. Dua laki-laki mencintai satu wanita = musibah. Satu laki-laki mencintai dua wanita = luar biasa. Satu laki-laki mencintai satu wanita = jodoh."

" Cinta adalah satu-satunya hal yang paling absurd di dunia ini. Cinta... seperti hantu. Muncul secara tiba-tiba... lenyap juga tiba-tiba."

" Cinta tumbuh karena berawal dari rasa tertarik. Ada kalanya cinta tumbuh karena rasa penasaran. Yang lebih parah, ada rasa cinta yang tumbuh karena rasa benci. Namun, ada kalanya cinta tumbuh karena rasa malu."


Till We Meet Again. Sebuah novel yang akan membuat pembacanya merasa yakin akan keberadaan takdir. Bahwa dari awal takdir telah mempertemukan seseorang dengan jodohnya. Sejauh apapun jarak yang memisahkan mereka atau rintangan yang harus mereka hadapi sebelum mengetahui tentang kebenaran yang sudah lama mereka impikan. Tentang cinta yang sudah lama mereka rasakan, bahkan sebelum mereka mengereti tentang apa itu cinta. Cinta selalu punya jalan. Jalan cinta adalah takdir. Takdir yang mutlak tentang jodoh, dan yang tak akan mungkin bisa dipungkiri.

Sabtu, 24 September 2011

it's time to be a girl


Just one day...
Apa salahnya jadi cewe kayak yang lain. Pake' rok, rambut di tata rapi, pake' gelang and sendal yang sedikit feminin. Meskipun pake' yang seperti itu ribet, dan bukan gayaku. Aku emang lebih suka pake' hem, jins dan sepatu catz. Tapi secowo apapun aku, aku tetep aja cewe, ada saat dimana aku pengen banget pake' rok dan nata rambut sekeren mungkin. Aku suka nata.in rambut temen-temenku, mereka sering minta tolong ditatain rambutnya saat jam kosong atau pas lagi jam istirahat. Dan karena sering nata rambut orang lain, aku jadi pengen nata rambut kayak gitu, tapi apesnya gak ada yang bisa nata.in rambutku (kecewa berat).
Gak jarang aku nata sendiri rambutku, dengan style ku sendiri. Aku kurang suka meniru style orang lain kalau aku pikir itu gak cocok buatku. Kalau menurutku cocok, yya apa salahnya ikutin trend orang lain. Aku juga punya banyak gelang. Rata-rata aku koleksi gelang karena warnanya hijau (my favorite color). Semua gelangku akhirnya bernasib sama, cuma jadi barang koleksi yang gak pernah kepake'. Gak cuma gelang yang gak pernah kepake', tapi ada juga jepitan rambut. Lucu-lucu sichh, alasannya beli yya kayak gelang tadi (karena warnanya hijau).
Hari ini, aku lagi pengen jadi cewe. Pake' rok, gelang, sendalnya para ladies, dan nata rambut degan model favoritku. Hari ini sehari jadi cewe beneran. Cuma sehari?? Paling-paling tar sore juga udah berubah jadi cowo lagi (???) pake' celana pendek dan kaos biasa.
Bodo' amatlah, yang penting itu diriku sendiri. Tomboy (bisa dibilang seperti itu), tapi kadang juga ladies banget. Apapun gayanya asalkan nyaman kenapa engg' untuk dipake'.
Dan.... YANG PENTING HAPPY!!! (DJARUM 76) hhahhahhaa :))

do'a yang sama

aku dan dia memiliki do'a yang sama akan kehidupan kami, akan hati kami::
"Jika kami tak dapat saling memiliki, tak bisa saling menemani, tak bisa berada dalam hatinya lagi, tak bisa saling menjaga, Tuhan tolong jauhkanlah kami, hapuslah fikiran dan perasaan tentang kami satu sama lain...
..jangan pertemukan kami lagi, agar kami tak saling merindukan. Tapi jika kami memang kau takdirkan untuk bersama, tolong lancarkanlah hubungan kami"

Jumat, 23 September 2011

kutipan buku

Refrain-Winna Efend
plain melodies
simple guitar chords
your humming to my songs
lirycs of the heart
...and the rhymes of the moon
make the best night music
night music
that belongs to you and i


Wuthering Heights-Emily Bronte

If all else perished, and he remained,
I should still continue to be
and if all else remained, and he were annihilated
the universe would turn to a mighty stranger:
I should not seem a part of it.


and i said:
 "if you love someone, do the best for him,
if you hurt 'cause it keep smiling and don't ever give up,
life must go on" 

Senin, 19 September 2011

Pesanku untuk Seseorang

Kau mencintaiku dengan sepenuh hati. Kau hormati keputusanku yang ingin meninggalkanmu di sini. Tapi kau pendam semua lukamu sendiri. Begitu besar rasa yang kau beri. Begitu berharapnya kau agar aku kembali. Tolong jangan siksa dirimu seperti ini. Jangan lukai hatimu lagi. Aku tak bisa memberimu janji untuk kembali. Aku tak ingin membuatmu semakin berharap akan hal ini. Sungguh kau telah bertahan sampai sejauh ini.
Tapi nanti saat kau sudah tak sanggup lagi menanti dan bertahan disini, kau bisa berpaling dan pergi. Nanti saat ada seseorang yang bisa membawamu dalam bahagia. Yang bisa membalas cinta kasihmu dengan setia. Kau bisa pergi dan bahagia bersamanya, saat menunggu sudah tak lagi bisa membuatmu bertahan.

Sabtu, 17 September 2011

Cinta Sejati

Cinta...
Akan selalu ada yang jatuh cinta setiap harinya. Dengan sahabatnya sendiri, yang sudah dikenalnya sejak lama, yang sudah dikenal baik-buruknya. Atau jatuh cinta pada seseorang yang baru ditemui. Seseorang yang mungkin kau temui secara tak sengaja di toko buku langgananmu, di coffeeshop yang biasa kau datangi. Atau mungkin dia adalah sahabat baik kekasihmu, atau kekasih sahabatmu. Dengan siapapun kita jatuh cinta kita tak bisa memilih orangnya sesuka hati kita. Tapi cinta itu sendiri yang akan menentukan kepada siapa kita jatuh cinta. Baik cinta yang benar dan terbuka, atau cinta yang terlarang dan menyakiti. Semua tetap saja cinta.
Seperti apapun sakitnya cinta, dia akan tetap mempersatukan. Semanis apapun cinta, dia juga bisa menghancurkan hidup seseorang. Cinta akan datang saat seseorang menangis, tapi dia juga bisa membuat seseorang mengeluarkan air mata. Cinta datang membawa tawa riang, tapi dia bisa tiba-tiba pergi dan meninggalkan luka. Cinta, it's all about love. Sejauh apapun jarak yang memisahkannya. Cinta sejati, yang sudah tergariskan oleh takdir, yang dirasa dengan penuh ketulusan. Dia akan selalu menemukan jalannya untuk bersatu dengan kekasihnya. Dan dia akan dengan mudah menyingkirkan semua pesaingnya dan segala keegoisan yang memisahkannya.

Rabu, 14 September 2011

gak ada judul

Aku mengambil sebuah keputusan, keputusan yang sangat sulit untukku. Aku tak ingin menyesal akan segala sesuatu yang telah ku putuskan. Tapi mau bagaimana lagi kalau ternyata aku tak rela dengan keputusan itu. Aku masih berat hati mengakui bahwa keputusan itu telah aku ambil. Menjaga semuanya agar terlihat baik-baik saja itu sangat sulit. Apa lagi kalau harus membohongi hati nurani. Mungkin ini terlihat seperti penyesalan, tapi aku yakin aku tidak pernah menyesal sedikitpun. Seserakah itukah aku?? Tidak menginginkan apa yang telah ku lepaskan dimiliki oleh orang lain, tapi aku tak ingin memilikinya kembali. Seegois itukah aku?? Lalu monster macam apa aku, yang tidak membiarkannya bahagia, bahkan membuat diriku sendiri juga terluka. Aku ini bodoh atau apa, melukai diriku sendiri demi orang lain yang seharusnya sudah bahagia disana. Tapi mau bagaimana lagi, sudah terlanjur tak bisa melupakannya, jadi yaa terima nasib saja kalau aku harus terluka.

Sabtu, 10 September 2011

Sekuntum Bunga yang Tertunda

Dia bilang dia ngasih aku bunga. Tapi bunga itu dia titipin ke satpam PG KA, titipnya hari jum'at (09/09) jam 3 pagi pula. Aku yakin satpam itu pasti udah gak ada, karena dia baru nanyain aku dapet bunganya atau enggak sekitar jam 9 pagi. Satpam itu pasti dapet giliran sift malem, dia pulang jam 5 pagi dan baru balik masih jam 9 malem. Mana mau aku kalau harus nunggu si satpam sampe' jam 9 malem cuma buat nanyain kembang. Kalau misalnya aku ambil pagi sebelum berangkat ojt atau sore sepulang ojt sich bisa-bisa aja, tapi aku malu kalau harus ngambil ke satpam itu, mau ngajak temen pasti mereka gak mau. yo weis, akhirmya gak jadi di ambil dech bunganya. Lagi pula dia juga bilang gak usah di ambil, karena kemungkinan bunganya udah di buang, atau gak satpamnya pasti gak ada. Sayang banget sich sebenernya karena gak jadi dapetin bunga itu. Coba' dia kasih langsung ke aku, pasti bakal aku simpen bunga itu baik-baik, karena bunga itu akan meanjadi sekuntum bunga pertama yang aku dapet dari seorang cowo'. Dengan berat hati kurelakan bunga itu buat satpamnya. Mungkin aja sama si satpam bunga itu akan disimpan dengan baik.. hhehhee

Rabu, 07 September 2011

Sudah Berakhir

Aku sudah mengakhirinya. Dengan sangat berat hati aku mengakhiri kisahku. Ku mulai semuanya dengan baik-baik dan akan ku akhiri dengan baik-baik. Kini aku hanya akan berteman dengannya. Aku hanya akan menjadikannya kakakku. Dia menerima itu dengan berbesar hati. Betapa sabarnya dia setelah kusakiti dia begitu dalam. Begitu sabarnya dia karena masih mau tersenyum saat aku kembali mengecewakannya. Terima kasih untuk semuanya, untuk cinta, kasih sayang, perhatian dan kesabaranmu untukku. Pengorbananmu telah menyadarkanku akan besarnya kasihmu padaku. Tapi aku tak bisa menyakitimu semakin jauh karena keraguan hatiku. Aku selalu menganggap hatiku sudah pasti memilihmu dengan penuh keyakinan, tapi nyatanya aku masih meragukan hatiku. Bukan karena aku meragukan kasih sayangmu, tapi hatiku yang meragu pada diriku sendiri. Dan jika ku lanjutkan kisah ini, itu hanya akan semakin menyakiti dan mengecewakanmu.
Maafkan aku yang tak bisa menjadi seseorang yang terbaik untukmu. Maafkan aku yang telah kembali mengecewakanmu. Kau akan selalu ada dalam hatiku. Kenanglah aku dalam hatimu, meskipun hanya sebagai orang yang kau benci. Silahkan marah dan benci padaku, akan aku terima itu karena itu memang sepenuhnya hakmu. Namun kenapa kau tak bisa membenciku, kau malah do'akan yang terbaik untukku.
Semoga kau dapatkan yang terbaik dalam hidupmu, yang akan lebih menyayangi dan membuatmu bahagia. Semoga kau bahagia. Saat kukatakan sayangku padamu itu benar-benar dari lubuk hatiku.

Awal Sebuah Kisah

Aku lalui hari-hariku seperti biasa, namun hari itu ada sesuatu yang berbeda. Ada cinta yang datang mendekat, ada seseorang yang inginkan aku jadi pendampingnya. Aku ragu, aku tak tahu harus terima cintanya atau menolaknya. Aku begitu dilema dengan hal-hal yang akan aku putuskan hari itu. Dilema melandaku dan hatiku begitu berat memutuskan  Kubertanya pada hatiku, apakah aku benar-benar menyayanginya atau hanya sekedar menganggapnya teman biasa, sama seperti yang lain.
Kufikirkan hal itu begitu kerasnya hingga aku tak dapat tidur dengan nyenyak. Semakin kufikirkan, aku semakin dilema. Namun pada akhirnya aku memutuskan untuk menerimanya. Aku tahu aku mengambil keputusan yang benar dan kukatakan pada diriku sendiri bahwa aku tak boleh menyesali apapun tentang keputusan ini suatu hari nanti.
Sikapnya begitu manis, dengan perhatiannya yang sepele atau yang bahkan tak dia sadari hal itu telah membuatku bahagia dan tersipu. Aku sadari bahwa aku menyayanginya. Setiap hari bertambah satu tingkat dan aku takut kehilangannya, takut dia akan meninggalkanku suatu saat nanti dengan alasan apapun. Meskipun terkadang sering ada pertengkaran dikarenakan hal kecil, tapi hari itu juga pertengkaran itu dapat terselesaikan dengan tawa dan rasa sayang. Dan kebanyakan dari pertengkaran itu pasti karena aku. Aku tak pernah sakit hati saat dia marah padakku, malah aku menganggapnya hal yang lucu, hal yang bisa membuatku tertawa membayangkan raut mukanya yang jengkel karena amarah. Dan bahwa kemarahannya adalah visualisasi rasa sayangnya padaku. Hal itu malah selalu aku rindukan darinya. Dia selalu berkata-kata dengan penuh semangat saat berbicara padaku. Pembicaraan kami akan selalu terisi dengan tawa riang yang begitu membahagiakan hingga kami bisa lupa waktu saat berbicara. Dan kadang setelah pembicaraan itu akan ada pertengkaran kecil, dan lagi-lagi karena hal sepele dan karena aku.
Aku selalu merasakan ketulusan dalam setiap kata-katanya. Ketulusan akan kasih sayangnya padaku. Aku bangga pada diriku sendiri saat dia mengatakan bahwa aku adalah inspirasi dan semangatnya. Dan aku ingin tetap seperti itu saat aku masih mampu memberikan inspirasi untuknya dan menjadi penyemangat hidupnya.
Selama aku disisinya aku takut dia akan menyakitiku, tapi nyatanya malah aku yang sering menyakitinya. Sungguh aneh memang, tapi itulah yang terjadi. Yang takut disakiti, malah justru yang sering menyakiti.
Dia yang pertama menyentuh hatiku begitu dekat. Dia yang pertama yang membuatku begitu tersipu karena malu. Dan dia akan selalu menjadi yang pertama, Karena dia memang seperti itu.

Selasa, 06 September 2011

Haruskah Berakhir

Haruskah ku akhiri kisah ini, kisah yang ku tak tahu kenapa buatku sakit hati. Atau itu bukan sakit hati, hanya kebimbangan yang aku alami.
Oh Tuhan....
Salahkah aku karena dulu kuterima perasaan itu. Hatiku telah yakin, namun di ragukan kembali. Aku ragu, hatiku terlalu bimbang karena tak tahu kemana lagi arah tujuan hidupku. Aku lelah harus menunggu kepastian tentang perasaan ini dari hatiku. Hatiku tak punya jawaban, lalu siapa yang akan menjawab. Aku belum yakin namun dia akan pergi meninggalkanku, sejauh mungkin dari jangkauanku. Bukan jauh dari hatiku, namun jauh dari pandangan mataku. Sampai kapan harus seperti ini. Semoga jawaban itu akan segera menghampiri hati yang tengah bimbang ini.

Senin, 05 September 2011

Akhir

Sudah kujalani keputusanku, sudah kulalui tanpa ada sesal dihatiku. Tapi aku tak pernah tahu sudahkah tak ada lagi kebimbangan di hatiku. Andai saja ada yang bisa menjawab segala tanyaku tentang apa yang membuatku ragu. Haruskah ku akhiri kisahku, kisah yang baru saja kumulai dalam hidupku. Hatiku galau, fikiranku kacau, tak dapat kuputuskan apapun untuk saat ini.
Jawab tanyaku, jika memang ada jawaban atas pertanyaan itu. Beri kepastian untukku jika memang semua keputusan telah pasti. Jika kau yakin padaku, yakinlah. Dan yakinkanlah aku akan dirimu dan ketulusanmu. Jika aku ragu akan dirimu, tetaplah bertahan disisiku hingga aku merasa memang kaulah yang terbaik untukku. Bukan yang akan menyakitiku, tapi yang akan melindungi ku dan menjaga hatiku.

Merpati

Merpati kecilku....
Sampaikanlah pesan-pesanlu pada kekasihku
Tentang segala cinta dan ketulusan hatiku
Lalu kirimkan jawaban dari kekasihku
Tentang apa yang dia rasakan untukku
Merpati kecilku....
Ajarkan aku tetang kesetiaanmu
Tentang kasihmu yang tak pernah berakhir untuk kekasihmu
Peri-peri kecil di hutan itu akan menemanimu menghantarkan kepergian kekasih hatimu ketempatnya yang abadi
Merpati kecilku....
Sampaikan rinduku pada kekasihku
Nanti di saat aku tak dapat berkata-kata lagi
Sampaikan sayangku pada kekasihku
Nanti di saat aku tak dapat bernafas lagi
Aku akan ikut pergi bersama kekasihmu
Melewati kegelapan hidup menuju alam abadi yang telah disediakan Tuhan untuk kami

Minggu, 04 September 2011

Cinta

Ketika kau datang aku tak mengenalmu
Ketika kau menyapa aku tak mempedulikanmu
Kau selalu hadir menemani hari-hari ku
Dalam sepi, dalam tangis dan dalam tawa

Aku tak mengetahui apapun tentangmu
Tapi kau begitu mengenalku,
bahkan lebih baik daripada diriku sendiri

Hingga ku sadari cinta itu
Cinta tulus yang kau berikan untukku
Tapi betapa tak beruntug dan sangat menyesalnya aku
Karena mengetahuinya disaat kau telah pergi tinggalkanku

Kamis, 25 Agustus 2011

Bayu (sang Angin)

Angin...
Ketika dia datang tak bisa ku saksikan wujudnya
Namun kehadirannya terasa begitu menyejukkan
Ketika dia di hembuskan, dia akan melangkah kedepan
dan angin tak kan pernah kembali ke tempat pertama kali dia dihembuskan
Cinta, bersamaan dengan angin dia merasukiku
Bersama kesejukkan ia menemani hari-hariku
Tak kuduga secepat ini cinta datang
Datang bersama Bayu, bersama angin sejukku
Dia yang menyayangiku
Menerimaku apa adanya
Yang tak pernah sekalipun berniat melukaiku
Bayuku, anginku
Cintaku, kesejukkanku
Ribuan rasa terima kasih tak akan cukup ku ungkapkan padamu
Atas segala kasih sayangmu padaku
Bayu, sang angin
Tetaplah menjadi penyejuk hatiku
Menemani hari-hariku
Hingga nanti aku tak sanggup lagi berdiri
Hingga nanti aku tak mampu menatap mentari
Hingga nanti saat sudah tak ada nafas lagi dalam jiwa ini
Sampai nanti jangan pernah kau berniat untuk pergi

Rabu, 24 Agustus 2011

Sempurna

kau begitu sempurna
di mataku kau begitu indah
kau membuat diriku
akan selalu memujamu

di setiap langkahku
ku kan selalu memikirkan dirimu
tak bisa ku bayangkan
hidupku tanpa cintamu
janganlah kau tinggalkan diriku
takkan mampu menghadapi semua
hanya bersamamu ku akan bisa

kau adalah darahku
kau adalah jantungku
kau adalah hidupku
lengkapi diriku
oh sayangku kau begitu
sempurna, sempurna
kau genggam tanganku
saat diriku lemah dan terjatuh
kau bisikkan kata
dan hapus semua sesalku


a sweet song from Andra 'n the Backbone

Untukmu Sayang

Tak peduli sesakit apapun perasaanku asal kau bahagia aku rela menanggung rasa sakitnya. Tak peduli betapa senangnya  aku, namun jika hatimu terluka maka aku akan ikut terluka bersamamu. Walau dentang jam berhenti, menghentikan waktuku bersamamu, aku tak peduli karena aku bersyukur masih di beri kesempatan untuk ada di dekatmu. Saat kau tak lagi menginginkanku aku rela pergi darimu, namun aku tetap berada di sini tak jauh darimu jika kau membutuhkan uluran tangan seseorang untuk membantumu bangkit dari keterpurukkanmu. Semuanya telah ku relakan untukmu, sebagai ungkapan terima kasihku padamu. Pada segala cinta kasih yang telah kau ajarkan padaku selama ini. Tanpamu aku tak kan pernah mengerti bagaimana rasanya dicintai, dan betapa indahnya memberi untuk seseorang yang berharga sepertimu. Dan juga ungkapan terima kasih karena tak pernah sekalipun kau tega melukaiku.

Puisi Indah Dari Kekasihku

Bahagiaku adalah jika melihatmu tersenyum
Sedihku adalah jika melihatmu menangis dan bersedih
Jauh kau disana tetaplah bahagia
Karena aku akan datang dari segala arah
untuk mengikis kesedihan bila kamu terluka
Dari jauh dan dekat ku selalu merindukanmu
Bukan untuk jadi apapun atau siapapun
Melainkan hanya ingin sekedar menjadi kayu bakar
yang selalu mengobarkan api semangat hidupmu
Agar tak padam di sepanjang waktu
Dan jadilah selamanya penerang jalan hidupku.



Puisi yang manis, terima kasih untuk kekasihku yang telah mengirimkan puisi ini untukku, entah dia sendiri yang membuatnya atau tidak, tapi yang jelas yang aku tahu inilah ungkapan hatinya untukku. Terima kasih sayang untuk cinta kasihmu padaku.

the Meaning of '17'

17 atau 18 atau usia lainnya, sebenarnya memiliki makna yang sama saja. Tak ada yang begitu membedakan antara usia-usia itu. Yang membedakan hanya bagaimana seseorang memaknai dan menjalaninya.
17 di anggap sebagai tolak ukur mengenai kedewasaan seseorang, tentang hal-hal yang sudah di perbolehkan bagi seorang remaja. Ini tentang 'pertama kali'.
Pertama kali mendapatkan kartu identitas, pertama kali mendapatkan SIM, bahkan mungkin pertama kalinya di perbolehkan untuk pacaran.
Seperti itulah 'pertama kali' untuk usia 17. Namun kedewasaan tidak dinilai dari sudahkah dia berusia 17 thn, atau sudahkah dia mendapat KTP dan SIM. Melainkan dari pola pikirnya. Dari bagaimana cara dia memandang hidup dan segala problem yang ada di dalamnya. Kedewasaan itu tentang bagaimana kebijaksanaannya mengambil keputusan-keputusan untuk menyelesasikan masalahnya. Dan usia tak menjadi patokkan. Saat usianya di bawah 17 thn dan dia bisa mengambil suatu keputusan bijak, maka pola pikirnya sudah di anggap dewasa. Ada pula yang usianya di atas 17 thn namun belum bisa menentukan jalan mana yang harus di ambilnya, maka dia belum bisa di katakan dewasa.
Yang dewasa itu yang bisa memberi nasihat, yang bisa menenangkan kegalauan orang lain. Bukan yang masih bergantung (secara pikir) kepada orang lain.
Kedewasaan bikan pula berdasarkan cara berpenampilan, saat penampilan menunjukkan betapa dewasanya dia, namun tak ada yang tahu bagaimana pola pikirnya terhadap kehidupan. Dan benar saja kedewasaan di mulai di usia 17 thn, bukan hanya sekedar tentang KTP atau SIM. Tapi ada saat di mana saat usia 17 thn lah, begitu banyak keputusan yang harus di ambil. Yang membutuhkan kebijaksanaan dari kedewasaan demi memperoleh kebaikkan hidup di masa depan.

24 Agustus - do'a termanis

Hari kelahiranku (24/08) hari yang membuatku sadar bahwa waktu hidupku semakin berkurang. Waktu yang ku miliki tinggal sedikit untuk menjadi lebih baik. Semoga aku masih di beri kesempatan-kesempatan terbaik sebelum waktuku benar-benar habis. Semoga aku mendapatkan hari yang manis dan hari-hari yang penuh keberuntungan.
Aku tak mengharapkan hadiah-hadiah berupa barang, yang ku butuhkan hanya do'a dan hadirnya orang-orang yang menyayangiku dan bisa mengisi kekosongan hari-hariku. Do'a-do'a manis yang akan menjadi penyemangat hidupku yang entah akan berakhir kapan. Do'a yang berasal dari lubuk hatiku dan dari orang-orang yang menyayangiku. Semoga aku akan menjadi seseorang yang lebih baik dan bijaksana setiap harinya, dan menjadi yang terbaik untuk mereka yang mempercayaiku. Menjadikan sisa umurku lebih barokah dan bermanfaat. Menjadi seseorang yang senantiasa berfikiran positif terhadap segala cobaan yang aku alami. Smoga akan selalu ada mereka orang-orang yang menyayangiku, yang senantiasa hadir di saat tangis dan tawaku. Semoga aku dapat meraih kesuksesan dalam menjalani usaha untuk menggapai cita-citaku. Smoga aku mendapatkan apa yang aku butuhkan lebih dari apa yang sekedar ku inginkan. Sesuatu yang terbaik untukku dari Allah SWT. Dan semoga aku mendapatkan seseorang yang terbaik yang dikirimkan Allah untukku, yang akan menggenggam tanganku di saat aku terjatuh, merangkulku di saat aku ketakutan, tertawa bersamaku saat aku bahagia dan yang akan menghapus air mataku di saat aku terluka. Semoga masih ada kesempatan untukku memperbaiki segala kesalahanku terhadap orang lain. Semoga aku bisa berhasil menjalani hari di dunia, dan berhasil pula menjalani hari di akherat nanti.
Dan saat mataku terpejam untuk selamanya, semoga masih ada yang akan mengantarku dengan senyuman. Semoga masih ada yang akan mengenangku dengan perasaan haru karena kehilangan. Dan senantiasa mendo'akanku agar aku menjalani langkah di alam sana dengan langkah-langkah yang ringan dan penuh berkah, yang akan membawaku ke surga Firdaus dengan segala amalan kebaikkan yang kubaawa.

 Dan do'a dari kekasihku tersayang adalah... Semoga aku tambah caem..
Terima kasih sayang karena telah memberikan kasih sayangmu untukku dan karena telah memperlakukanku dengan manis di hari ulang tahunku.

Selasa, 23 Agustus 2011

Perempuan

Ketika pertama kali aku menyukai seseorang aku tak mengerti apa itu rasa suka. Yang ku tahu hanya, bahwa aku menyukainya. Hingga kau datang menawarkan kasih sayang. Sejenak aku ragu pada perasaanmu, karena aku tak begitu mengenalmu. Salahkah jika aku ragu padamu. Aku hanya seorang perempuan yang takut terluka karena tak pernah merasa di cinta. Jika kau tanya padaku apa itu mencintai, aku tahu apa jawabannya. Tapi dicintai adalah sesuatu yang asing bagiku
Ku ucapkan terima kasih untuk kasihmu. Untuk keyakinanmu menyayangiku. Kini aku tahu, perempuan ini yang tak mengerti cinta, kini sungguh takut kehilanganmu.

 "Tuhan... jika dia memang seseorang yang Kau kirimkan untukku, dekatkanlah dia padaku, namun jika dia bukan untukku, maka ijinkanlah aku hanya sekedar mengenalnya.."

Kenapa?

Kau selalu bertanya padaku, kenapa aku menyayangimu. Tapi aku tak pernah bisa tahu apa alasanku menyayangimu. Yang ku tahu, kau berarti untukku, dan bahwa perasaan itu untukmu. Setiap kali kau tanyakan hal yang sama, dan tiap kali pula aku tak memiliki jawabannya. Apakah menyayangi seseorang harus selalu menggunakan kata 'karena'.
    "Karena dia tampan..."
    "Karena dia baik..."
    "Karena dia kaya..."
Tapi bagiku, tampan hanya nafsu, kebaikkan hanya ungkapan terima kasih, kaya hanya matrealistis. Aku menyayangimu tanpa kau harus repot-repot menanyakan alasannya, seperti aku menerima kasih sayangmu tanpa syarat. Dan sayang harusnya ada di hati kita, ada dalam tindakkan kita. Menyertai hari-hari kita, tanpa hanya sekedar terucap tanpa bukti apapun.