Rabu, 14 September 2011

gak ada judul

Aku mengambil sebuah keputusan, keputusan yang sangat sulit untukku. Aku tak ingin menyesal akan segala sesuatu yang telah ku putuskan. Tapi mau bagaimana lagi kalau ternyata aku tak rela dengan keputusan itu. Aku masih berat hati mengakui bahwa keputusan itu telah aku ambil. Menjaga semuanya agar terlihat baik-baik saja itu sangat sulit. Apa lagi kalau harus membohongi hati nurani. Mungkin ini terlihat seperti penyesalan, tapi aku yakin aku tidak pernah menyesal sedikitpun. Seserakah itukah aku?? Tidak menginginkan apa yang telah ku lepaskan dimiliki oleh orang lain, tapi aku tak ingin memilikinya kembali. Seegois itukah aku?? Lalu monster macam apa aku, yang tidak membiarkannya bahagia, bahkan membuat diriku sendiri juga terluka. Aku ini bodoh atau apa, melukai diriku sendiri demi orang lain yang seharusnya sudah bahagia disana. Tapi mau bagaimana lagi, sudah terlanjur tak bisa melupakannya, jadi yaa terima nasib saja kalau aku harus terluka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar