Rabu, 24 Agustus 2011

the Meaning of '17'

17 atau 18 atau usia lainnya, sebenarnya memiliki makna yang sama saja. Tak ada yang begitu membedakan antara usia-usia itu. Yang membedakan hanya bagaimana seseorang memaknai dan menjalaninya.
17 di anggap sebagai tolak ukur mengenai kedewasaan seseorang, tentang hal-hal yang sudah di perbolehkan bagi seorang remaja. Ini tentang 'pertama kali'.
Pertama kali mendapatkan kartu identitas, pertama kali mendapatkan SIM, bahkan mungkin pertama kalinya di perbolehkan untuk pacaran.
Seperti itulah 'pertama kali' untuk usia 17. Namun kedewasaan tidak dinilai dari sudahkah dia berusia 17 thn, atau sudahkah dia mendapat KTP dan SIM. Melainkan dari pola pikirnya. Dari bagaimana cara dia memandang hidup dan segala problem yang ada di dalamnya. Kedewasaan itu tentang bagaimana kebijaksanaannya mengambil keputusan-keputusan untuk menyelesasikan masalahnya. Dan usia tak menjadi patokkan. Saat usianya di bawah 17 thn dan dia bisa mengambil suatu keputusan bijak, maka pola pikirnya sudah di anggap dewasa. Ada pula yang usianya di atas 17 thn namun belum bisa menentukan jalan mana yang harus di ambilnya, maka dia belum bisa di katakan dewasa.
Yang dewasa itu yang bisa memberi nasihat, yang bisa menenangkan kegalauan orang lain. Bukan yang masih bergantung (secara pikir) kepada orang lain.
Kedewasaan bikan pula berdasarkan cara berpenampilan, saat penampilan menunjukkan betapa dewasanya dia, namun tak ada yang tahu bagaimana pola pikirnya terhadap kehidupan. Dan benar saja kedewasaan di mulai di usia 17 thn, bukan hanya sekedar tentang KTP atau SIM. Tapi ada saat di mana saat usia 17 thn lah, begitu banyak keputusan yang harus di ambil. Yang membutuhkan kebijaksanaan dari kedewasaan demi memperoleh kebaikkan hidup di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar