Jika kau ditanya tantang apa itu luka, jawaban apa yang akan kau berikan. Pernahkah kau terluka. Lalu jika tak pernah terluka bisakah kau jelaskan tentang luka. Sungguh aneh saat pertanyaan itu diputar-putar padahal intinya sama saja, tentang luka. Jika terluka bisakah hati itu kembali pulih seperti sedia kala. Seperti tak pernah terluka.
Walaupun kubilang rasanya biasa saja, aku tetap terluka. Aku tetap kecewa. Sakit dan menyesakkan. Tapi apakah harus kupendam terus dan membuatku semakin jatuh kedalam gelapnya hatiku. Lalu kenapa aku harus terluka. Kupikir sudahlah biarkan saja, aku tak peduli. Bodo' amat.
Kalau terluka itu wajar saja. Karena selama manusia masih punya hati dia pasti punya peluang untuk terluka. Siapapun dia dan luka itu bisa terjadi kapan saja. Baik itu luka yang ringan hingga luka yang berat. Aku yakin bahwa luka itu baik untuk seseorang. Seperti penyegar, karena jika seseorang pernah terluka maka ia akan berusaha menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya agar suatu saat nanti dia tak kembali terluka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar