Sabtu, 14 Februari 2015

Karena kamu.

Kamu..
Tanpa banyak bertanya kau hadir dalam hidupku.
Kamu..
Awalnya aku hanya memandangmu dari jauh.
Bagiku kau hanya orang asing di seberang jangkauanku.

Kemudian, kau mendekat.
Masuk dalam area jangkauanku.
Hatiku berdesir.
Perutku di penuhi ratusan kupu-kupu yang beterbangan ketika kau menyibakkan rambutku.
Tanganku menghangat tepat saat kau menggenggam jemariku.

Kamu hadir dalam diam.
Membawakan derai tawa.
Membawakan segenggam luka.
Membawakan secangkir rasa cemburu.
Hingga membuatku terswnyum malu-malu.

Aku bertahan.
Terluka.
Cemburu.
Berbalik.
Kembali.
Dan tersenyum.
Karena kamu.

Aku mendekat, kamu menjauh.
Aku menjauh, kamu mendekat.

Aku bertahan, kamu tak acuh.
Aku berpaling, kamu buat aku kembali luluh.

Kini hatiku tak lagi bergetar.
Tapi bibirku menyunggingkan senyum.
Kini sentuhanmu tak lagi meninggalkan jejak di kulitku.
Tapi aku tersipu.

Aneh memang, ketika aku ingin menjauh, perasaan itu menahanku.
Bodoh.
Mungkin begitulah aku sekarang.

Tapi, akan kunikmati rasa ini sendirian.
Tersenyum karenamu.
Tersipu karena perlakuanmu.
Dan terluka karena tahu kau tak akan pernah jadi milikku.

Begitulah aku, karenamu.
Karena kamu penghuni hatiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar