Jumat, 24 April 2015

Entah kenapa aku begitu yakin akan perasaanku padamu. Entah kenapa aku tak ingin jauh darimu. Tapi aku juga tak ingin memaksamu. Mungkin, dulu kau lebih mencintai sahabatku. Dia yang tak perlu berusaha sudah bisa mendapat perhatianmu. Sedang aku berusaha mati-matian hanya agar kau menatapku.
Cemburu. Itulah rasaku untuk kalian dulu. Kini aku begitu egois. Kusakiti sahabatku yang merelakanmu untukku. Karena kau ingin aku menunggumu dengan sabar.
Sudah sejauh ini aku melangkah. Sudah sejauh ini yang kulakukan. Dan sekarang aku mengikhlaskanmu. Jikalau aku akhirnya tak bersamamu, aku tak mengapa. Setidaknya, aku sudah berusaha. Kehilangan yang berharga.
Jika apa-apa yang kulakukan adalah salah, maka aku memang bersalah. Tapi ini aku. Ini keputusanku. Sekarang, saatnya aku menjalani konsekuensinya. Untukku dan hidupku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar